Sebenarnya

Entah apa yang saya nak luah kan kat sini...semakin hari semakin gelap dunia saya...tidak ramai yang tahu akan diriku malah kawan sebilik saya...Walaupun diri luar saya nampak ceria,tapi hakikatnya saya dalam keadaan yang hampir kegelapan hati....apa yang harus buat?? cari teman hidup pun buat tak tahu je...cari kawan lagilah..masing-masing sibuk...bila diorang ada masalah,cari kita...tp semasa saya masalah,semua lari...saya tak kisah akan sikap diorang...saya tahu akan balasan yang akan terima...Tuhan maha adil dan maha pengasih...saya tidak mengharap apa-apa dari kawan-kawan saya,mahupun teman hidup saya...entah saya yang ingin saya tulis sini...

Dear, i love u much...really love u much dear....tetapi saya sudah tahu akan jawapanmu....

My Mother

It was a tired day for May. She had not been that exhausted for years. It was already 11.00p.m, and she was the only one in the office. Standing up from the warm and comfortable CEO chair, she turned on the radio, just to take a break from the heavy load of work she was doing. As she was listening to the radio, she heard a tune that was so familiar to her ears. A song that reminded her of the past. She followed the tune, recalling her childhood. She smiled when her mother's face appear in front of her.

May's mother was a successful business woman, just like her now. Her mother was always busy and did not have time to care for May. Everyday, she need work day until night, leaving May alone with the maid. She seldom spent time with her and all she cared was her business. This made May hate her so much that she often expressed her anger on her diary. She did not realized that her mother need to work hard to feed her after her father's death because of road accident.

It was not until one day that everything seemed to changed. May was preparing to go to school when the sky started to turn dark and rain started to fall. It was strange morning for her because her mother suddenly offered to fetch her to school. She wanted to reject at first but because of the rain, she followed her mother. In the car, her mother tried to talk to her but she refused to answer, not even a single word. The mother kept on mentioning of the need to be independent and determined. May was quite angry because the mother seemed to forget that that day was an important day for May. It made her angry and immediately open the car door, trying to let the mother stop the car. Her mother was surprised and lost control of the car, she failed and the car hit the road divider. Everything went black.

When May opened her eyes, she saw her mother bleeding next to her. She cried for help and tried to wake the mother up, but her mother did not give any response. She got panic and after being sent to the hospital, her mother was announced dead. She was speechless, and filled with guilt. And out of the blue, a man gave her a box that he got from the back of the car. May opened the box and it was a present for May with the card stating, "To My beloved May, no matter what happens, mom and dad will always be with you. Happy 17th Birthday."

May tears falled down from her cheeks. The phone rang, and she was awaken from her short recall. It was that history of hers that drove her to the position she had now. She uttered in her heart "Thank you Mom, Thank you Dad.".

Hancur~~

Betapa hancurnya hatiku ini
Manis janjimu hanya di bibir
Ku sayangmu sepenuh hati
Sanggup kau belah dua
Cinta kita
Sebaknya dadaku bila terkenang
Saat bahagia kita berdua

Di kala itu kau sungguh manja
Rupanya sementara
Apakah sebabnya oh sayang
Kau merubah fikiran

Jangan pandang serong dengan Cappuccino ni,banyak yang dapat belajar dari air ini!!
Kayuh bang Kayuh....penat giler abang ni!!
Yang ni saya ambik..I'm beginner!

Saya dengan Shaparrin...



Nice Snap from my Sifu!!


Hari ini sepanjang masa saya belajar dengan sifu saya-Saufi Ahmad. Dia telah memberi banyak tunjuk ajar dalam bidang photographer...terima kasih dengan pertolongan dia..semoga dapat belajar dengan dia lebih banyak..thanks Sifu!!

Dilema Cinta

Seberapa salahkah diriku
Hingga kau sakiti aku begitu menusukku
Inikah caramu membalas
Aku yang selalu ada saat kau terluka
Seberapa hinanya diriku

Hingga kau ludahi semua yang ku beri untukmu
Tak ada satu pun perasaan yang mampu membuatku begitu terluka

Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu

Telah ku coba segala cara
‘Tuk bahagiakan kamu
Merebut hatimu
Namun tak semudah yang ku bayangkan
Bila kau tak inginkan ku ’tuk di sisimu

Tak pernah kurasakan sebelumnya
Menginginkan dirinya hingga ku tak kuasa
Meyakini hatiku bahwa ku mampu berlalu

Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu

Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku pergi darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah untukku menjauh darimu


Dan Akhirnya Ku Faham


Setelah lama ku cuba memilikinya,
dan akhirnya ku terpaksa melepaskannya,

Aku tahu segala-gala aku buat,
Hanya sia-sia sahaja.

Dan akhirnya ku Faham,
apa maksud cinta tak boleh dipaksa,

Cinta,sayang,suka,semua hanya perasaan,
Perasaaan yang tidak boleh lari ongak kehidupan,

Ombak dalam laut yang tenang,
semestinya tidak akan bersama selama-lamanya.

Dan akhirnya ku Faham,
Hanya engkau yang ku cinta,

Tetapi ku terpaksa lepaskanmu,
Ku bukan lemah,tetapi cukup kuat untuk lepaskan mu

Walaupun hanya sekejap bersama,
banyak kenangan yang ku dapat.....

Hikayat sejarah akan ku ingat selama-lamanya
hidup aku akan ku terusakan dengan doronganmu...

Dan akhirnya ku faham.........
kau bukan ku miliki.......

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Top Web Hosting | manhattan lasik | websites for accountants